apakah kalau tidak ada ilham kemudian nggak bisa nulis ?
wah... ehhhmmm.....
memang saya kira agak sulit menjawab pertanyaan ini ...
Memang sebaiknya sebelum menulis kita punya ide atau gagasan apa yang akan kita tuangkan dalam sebuah tulisan,
tapi kalau nggak ada ide gimana ?
lhooo, pernahkan kita dalam sedetik aja berhenti untuk berfikir ?
Bukankah manusia itu makhluk yang selalu berifikir, (tapi entah ketika tidur atau pingsan)
jadi kalau alasannya kita gak ada ide, kenapa ide itu nggak kita ambil dari apa yang sedang kita pikirkan saat itu?
Misalkan saat ini saya sedang bingung mau nulis apa? akhirnya sebuah ilham pun muncul kenapa masalah bingung mau nulis apa ini tidak saya tuangkan dalam sebuah tulisan ?
so....?
Kesimpulannya adalah kurang tepat beralasan kita tidak punya ide atau bahan yang akan dituliskan karena :
1. Kita adalah makhluk yang selalu berfikir (dengan syarat kita masih hidup dan terjaga)
2. Apa pun yang kita pikirkan bisa menjadi bahan tulisan yang menarik untuk kita rangkai dalam tulisan.
Mungkin banyak rekan-rekan juga yang mengalami nasib sama dengan saya, yakni pengen nulis tapi bingung apa yang akan ditulis.
Ok, saya tunggu tanggapan dari teman-teman
Sabtu, 22 Maret 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
2 komentar:
Saya kira menulis itu memang perlu ide atau gagasan supaya tulisan kita ada juntrungannya, Pak Alfi yang saya kagumi. Karena justru gagasan itulah yang ingin kita sampaikan kepada orang lain. Tujuan penyampaian gagasan itu bisa macam-macam, misalnya menghibur atau mendongengi orang (novel), mengajari orang (buku teks), mendapatkan gelar (tesis), dan lain-lain.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua isi tulisan memang perlu disampaikan kepada orang lain, diary misalnya. Jadi, Mas Alfi teruslah menulis ... lama2 ide enggak perlu dicari, akan datang sendiri. Percaya deh!
matur nuwun sanget bapak Totok yang telah sudi memberikan petuah yang sangat bermanfaat bagi saya.
sekali lagi trimkasih yang sebanyak banyaknya
Poskan Komentar